Kebebasan Beragama dalam Al-Qur’an: Studi Pemikiran Tafsir Kontekstual Abdullah Saeed

Windariana, Rofiatul (2020) Kebebasan Beragama dalam Al-Qur’an: Studi Pemikiran Tafsir Kontekstual Abdullah Saeed. Diploma thesis, Institut Agama Islam Negeri Madura.

[img] Text
Rofiatul WIndariana_20160702050027_Cover_IQT.pdf

Download (279kB)
[img] Text
Rofiatul Windariana_20160702050027_Lembar_Pertujuan_Pembimbing_IQT.pdf

Download (231kB)
[img] Text
Rofiatul Windariana_20160702050027_Lembar Pengesahan_IQT.pdf

Download (195kB)
[img] Text
Rofiatul Windariana_20160702050027_Abstrak_IQT.pdf

Download (268kB)
[img] Text
Rofiatul Windariana_20160702050027_Daftar Isi_IQT.pdf

Download (11kB)
[img] Text
Rofiatul Windariana_20160702050027_BAB I_IQT.pdf

Download (471kB)
[img] Text
Rofiatul Windariana_20160702050027_BAB II_IQT.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (353kB)
[img] Text
Rofiatul Windariana_20160702050027_BAB III_IQT.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (736kB)
[img] Text
Rofiatul Windariana_20160702050027_BAB IV_IQT.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (262kB)
[img] Text
Rofiatul Windariana_20160702050027_Daftar_Pustaka_IQT.pdf

Download (374kB)
[img] Text
Rofiatul Windariana_20160702050027_Surat_Pernyataan_Keaslian_Tulisan_dan_Persetujuan_Publikasi_IQT.pdf

Download (265kB)

Abstract

Dalam realita kehidupan beragama, konflik keagamaan masih masif terjadi yang menunjukkan pemahaman terhadap nilai-nilai kebebasan beragama masih tergolong minim. Adapun penafsiran klasik masih kaku dalam menafsirkan teks dan hanya berputar pada persoalan lingustik, sehingga Abdullah Saeed hadir dengan metode tafsir kontekstualnya untuk melihat sebuah teks dari aspek sosiohistoris tanpa mengabaikan aspek linguistik dari teks. Dari latar belakang tersebut, penelitian ini menitikberatkan pada tiga persoalan utama. Pertama, bagaimana gambaran metode tafsir kontekstual Abdullah Saeed? Kedua, bagaimana aplikasi dari metode tafsir tersebut apabila diaplikasikan terhadap ayat-ayat kebebasan beragama? Ketiga, bagaimana urgensi penafsiran tersebut dalam merespon isu kebebasan beragama? Tiga rumusan masalah tersebut bertujuan untuk mendapatkan deksripsi dan aplikasi dari metode tafsir kontekstual Abdullah Saeed, terutama dalam mengkaji ayat-ayat kebebasan beragama, serta implikasi penafsiran dalam menghadapi isu kebebasan beragama. Penelitian ini menggunakan metode dekskriptif-analitis dengan pendekatan hermeneutika dalam mengkaji metode dan penafsrian Abdullah Saeed. Kajian teori yang digunakan sebagai landasan analisis penelitian ini adalah teori hermeneutika Gadamer yang meliputi 4 teori pokok, yakni teori kesadaran keterpengaruhan oleh sejarah, teori prapemahaman, teori asimilasi horizon dan teori penerapan aplikasi. Melalui metode penelitian tersebut didapatkan tiga poin kesimpulan. Pertama, Abdullah Saeed mengidealkan penafsiran kontekstualnya dalam 4 tahapan analisis yang memadukan konteks sosio-kultural penafsir dan konteks pewahuyan. Kedua, peneliti menemukan bahwa terdapat kecenderungan penafsiran ayat berdasarkan tempat pewahyuan. Ayat-ayat kebebasan beragama di Mekkah bersifat universal sedangkan ayat-ayat Madinah merupakan ayat-ayat yang spesifik-kontekstual yang hanya berkaitan dengan situasi pada masa pewahyuan. Ketiga, urgensi kebebasan beragama pada masa pewahyuan dan saat ini cukup kontras, sehingga dalam penerapan nilai-nilai kebebasan beragama mengacu pada nilai universal. Implikasi dari nilai tersebut diharapkan mampu menampilkan wajah Islam yang humanis dan menjunjung tinggi toleransi beragama secara universal.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? m_049 ??
?? m_069 ??
?? m_095 ??
?? m_115 ??
?? m_210 ??
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Dakwah > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Depositing User: Mrs. Fatimah Aria Utami
Date Deposited: 19 Mar 2021 03:30
Last Modified: 19 Mar 2021 03:30
URI: http://etheses.iainmadura.ac.id/id/eprint/1123

Downloads

Downloads per month over past year

Origin of downloads

Actions (login required)

View Item View Item