Analisis Pengupahan Tenaga Kerja Home Industri di Kecamatan Batuan Kabupaten Sumenep dalam Perspektif Ekonomi Islam

Akhmad, Yuliana (2022) Analisis Pengupahan Tenaga Kerja Home Industri di Kecamatan Batuan Kabupaten Sumenep dalam Perspektif Ekonomi Islam. Diploma thesis, INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI MADURA.

[img] Text
YULIANA.A_18383032206_LEMBAR PERSETUJUAN PEMBIMBING_EKONOMI SYARIAH.pdf

Download (210kB)
[img] Text
YULIANA.A_18383032206_LEMBAR PENGESAHAN_EKONOMI SYARIAH.pdf

Download (268kB)
[img] Text
YULIANA.A_18383032206_ABSTRAK_EKONOMI SYARIAH.pdf

Download (335kB)
[img] Text
YULIANA.A_18383032206_DAFTAR ISI_EKONOMI SYARIAH.pdf

Download (154kB)
[img] Text
YULIANA.A_18383032206_BAB I_EKONOMI SYARIAH.pdf

Download (577kB)
[img] Text
YULIANA.A_18383032206_BAB II_EKONOMI SYARIAH.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (556kB)
[img] Text
YULIANA.A_18383032206_BAB III_EKONOMI SYARIAH.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (180kB)
[img] Text
YULIANA.A_18383032206_BAB IV_EKONOMI SYARIAH.pdf

Download (563kB)
[img] Text
YULIANA.A_18383032206_BAB V_EKONOMI SYARIAH.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (149kB)
[img] Text
YULIANA.A_18383032206_DAFTAR_PUSTAKA_EKONOMI SYARIAH.pdf

Download (449kB)
[img] Text
YULIANA.A_18383032206_SURAT PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN_EKONOMI SYARIAH.pdf

Download (242kB)

Abstract

Kata Kunci: Upah, Tenaga Kerja, Home Industry, Ekonomi Islam Dalam dunia yang semakin maju seperti saat ini, persaingan dalam dunia kerja semakin ketat. Tidak jarang kita temukan orang yang tidak mempunyai modal tetapi mempunyai kemampuan untuk membuat usaha. Oleh sebab itu, mereka harus melakukan kerja sama satu sama lain untuk dapat menciptakan suatu hubungan timbal balik yaitu antara orang yang mempunyai modal dengan orang yang membutukan pekerjaan. Dengan adanya kerjasama antara pemiliki modal dengan pekerja, maka pengusaha akan mendapatkan laba dari hasil usahanya dan pekerja akan mendapatkan upah sebagai ganti tenaga yang telah dikeluarkan dan untuk memenuhi semua kebutuhan hidupnya. Namun terkadang, antara pengusaha dan pekerja tidak paham sepenuhnya tentang tata cara pemberian upah menurut Ekonomi islam. Sehingga, dalam sebuah pekerjaan akan ada salah satu pihak yang dirugikan. Selain itu dalam Islam telah dijelaskan bahwasanya upah harus diberikan tepat waktu. Rasulullah memerintahkan agar para pemberi kerja atau majikan memberikan upah bagi pekerja atau buruh sebelum keringatnya kering. Permasalahan yang didapat oleh peneliti yaitu pada saat melakukan kesepakatan si pemilik usaha tidak menyebutkan berapa besaran upah yang akan diterima dan dari pihak pekerja juga menyebutkan bahwa tak jarang pula pembayaran upah mengalami keterlambatan dari hari yang telah disepakati diawal. Tentunya masalah tersebut menjadi sebuah teka-teki sehingga peneliti tertarik untuk mengkaji lebih lanjut tentang sistem Upah tersebut dengan mengangkat sebuah judul “Analisis Pengupahan Tenaga Kerja Home Industri di Kecamatan Batuan Kabupaten Sumenep dalam Perspektif Ekonomi Islam” Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Data yang diperoleh ialah dengan metode wawancara, observasi dan dokumentasi kepada pemilik usaha serta pekerja di home industry tersebut. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: Pertama, Sistem pengupahan terhadap pekerja pada home Industry Emping Singkong di Desa Batuan Kecamatan Batuan Kabupaten Sumenep tidak ada kontrak kerja atau pemberitahuan di awal mengenai besarnya upah bagi para pekerja. Ditambah lagi upah yang tergolong rendah, hanya sesekali ada tambahan upah (bonus) yaitu ketika ada kenaikan permintaan dari pelanggan. Maka, tambahan upah (bonus) untuk pekerja sangatlah jarang. Kedua, Tinjauan Ekonomi Islam terhadap sistem pengupahan tenaga kerja pada home Industry di Desa Batuan tersebut ialah: para pekerja tidak diberikan upah sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati diawal, hal itu melanggar perjanjiannya sehingga para pekerja tidak mendapatkan haknya tepat waktu. Sedangkan Rasulullah bersabda dalam hadist bahwa berikanlah upah kepada pekerja sebelum kering keringatnya, artinya kita menyegarakan upah kepada para pekerja. Hal itu menjadi salah satu syarat dalam pengupahan yang tidak terlaksana meskipun praktik tersebut telah menjadi kebiasaan bagi masyarakat Desa Batuan

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor
H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
H Social Sciences > HF Commerce
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ekonomi Syari'ah
Depositing User: Mr Imam Ghozali
Date Deposited: 19 Jun 2023 02:40
Last Modified: 19 Jun 2023 02:40
URI: http://etheses.iainmadura.ac.id/id/eprint/4313

Downloads

Downloads per month over past year

Origin of downloads

Actions (login required)

View Item View Item