Manajemen Konflik dalam Al-Qur’an: Kajian Tematik Term atas Kata al-Qatlu dalam Al-Qur’an

Nailurrohman, Nailurrohman (2023) Manajemen Konflik dalam Al-Qur’an: Kajian Tematik Term atas Kata al-Qatlu dalam Al-Qur’an. Undergraduate thesis, Institut Agama Islam Negeri Madura.

[img] Text
Cover.pdf

Download (375kB)
[img] Text
Pengesahan.pdf

Download (251kB)
[img] Text
Persetujuan.pdf

Download (254kB)
[img] Text
Abstrak.pdf

Download (544kB)
[img] Text
Daftar Isi.pdf

Download (460kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (795kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (396kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (884kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (512kB)
[img] Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (404kB)
[img] Text
Pernyataan Keaslian.pdf

Download (270kB)

Abstract

Kata Kunci: Manajemen, Konflik, Al-Qur’an, al-Qatlu, Manusia merupakan mahkluk sosial, yaitu saling berinteraksi dengan makhluk yang lain dan saling membutuhkan. Perilaku manusia sebagai makhluk sosial cenderung berbeda-beda dalam memenuhi kebutuhan dan tujuan mereka, perbedaan-perbedaan itulah yang melatar belakangi dan kemudian menimbulkan sebuah konflik Konflik dalam Al-Qur’an digambarkan dengan dua macam situasi konflik, yaitu: konflik potensial digambarkan dengan kata ‘Aduw (permusuhan), dan konflik aktual digambarkan dengan kata Jidal (perdebatan) dan kata qital (pembunuhan). Dan kata qital menunjukkan kepada tingkat konflik yang tinggi. Setiap konflik yang terjadi dibutuhkan solusi atau cara agar permasalahan dapat segera terselesaikan dan tidak melebar luas, maka dibutuhkanlah manajemen konflik dari setiap permasalahan tersebut. penelitian ini bertujuan untuk menjawab dua pokok permasalahan: (1) Bagaimana manajemen konflik dari kata al-Qatlu dalam Al-Qur’an? dan (2) Bagaimana makna al-Qatlu dalam tinjauan semantik Toshihiko Izutzu? sebab makna al-Qatlu tidak selalu bermakna perang dan pembunuhan. Penelitian ini bersifat deskriptif-analisis dengan menggunakan metode tematik atau tafsir mawḍū’ĭ, disertai pendekatan semantik Toshihiko Izutzu yang berusaha menginterpretasi konsep dengan menjelajah data kesejaharan yang mampu memberikan pemahaman yang utuh terhadap pemaknaan ataupun penafsiran. Penelitian ini menunjukkan beberapa temuan diantaranya: (1) Qiṣāṣ.terhadap konflik pembunuhan sengaja. Diyah terhadap konflik pembunuhan yang disengaja. Iṣlāḥ terhadap konflik atas dua golongan atau kelompok yang berseteru. (2) al-Qatlu dalam tinjauan semantik menunjukkan bahwa al-Qatlu tidak selalu bermakna perang, dan perang menurut ulama tafsir tidak selalu dengan genjatan senjata. perang dalam agama Islam merupakan bentuk defensif yaitu bertahan dari serangan yang dilakukan musuh. al-Qatlu memiliki makna dasar menghilangkan nyawa dari jasad. Al-Qatlu tetap bermakan seperti makna dasar secara sinkronik. Secara diakronik al-Qatlu atau Qital sudah digunakan sejak masa jahiliyah dengan makna membunuh, setelah kedatangan Islam makna qital berubah menjadi peperangan, dan qital tidak luput dari interpretasi para ulama, sehingga ada saja yang mengartikan secara tekstual. Pada dasarnya qital memiliki makna yang beragam tidak hanya dimaknai dengan perang fisik, tetapi juga dapat diartikan sebagai perang melawan ideologi yang dapat memecah belah Islam.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: A General Works > AI Indexes (General)
A General Works > AS Academies and learned societies (General)
B Philosophy. Psychology. Religion > BV Practical Theology
L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Dakwah > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Depositing User: Mr. Qori` wahyudi
Date Deposited: 22 Jun 2023 02:43
Last Modified: 22 Jun 2023 02:43
URI: http://etheses.iainmadura.ac.id/id/eprint/4366

Downloads

Downloads per month over past year

Origin of downloads

Actions (login required)

View Item View Item