Problematika Pemenuhan Nafkah PadaKeluarga Nelayan Perspektif Hukum Islam (Studi Kasus di Desa Branta Pasisir Kecamatan Tlanakan Kabupaten Pamekasan)

Roaida, Roaida (2022) Problematika Pemenuhan Nafkah PadaKeluarga Nelayan Perspektif Hukum Islam (Studi Kasus di Desa Branta Pasisir Kecamatan Tlanakan Kabupaten Pamekasan). Diploma thesis, INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI MADURA.

[img] Text
20170702012066 HALAMAN SAMPUL.pdf

Download (220kB)
[img] Text
HALAMAN PERSETUJUAN_20170702012066.pdf

Download (2MB)
[img] Text
HALAMAN PENGESAHAN_20170702012066.pdf

Download (1MB)
[img] Text
20170702012066 ABSTRAK.pdf

Download (252kB)
[img] Text
20170702012066 DAFTAR ISI.pdf

Download (191kB)
[img] Text
20170702012066 BAB I.pdf

Download (611kB)
[img] Text
20170702012066 BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (597kB)
[img] Text
20170702012066 BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (336kB)
[img] Text
20170702012066 BAB IV.pdf

Download (746kB)
[img] Text
20170702012066 BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (204kB)
[img] Text
20170702012066 DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (377kB)
[img] Text
PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN_20170702012066.pdf

Download (1MB)

Abstract

Kata Kunci:Problematika Pemenuhan Nafkah, Perspektif Hukum Islam Nafkah merupakan kewajiban suami yang wajib di tunaikan kepada istri setelah terjadinya akad nikah yang sah. Sehingga suami mempunyai kewajiban untukmemenuhi segala kebutuhan istri yang sudah menjadi tanggung jawab suami. Namun dalam realita dalam kehidupan masyarakat Branta Pesisir suami tidak dapat memenuhi nafkah dalam dengan baik dalam kehidupan rumah tangga akibat dari penghasilan dari seorang suami sebagai seorang nelayan yang tidak menentu dalam setiap pendapatannya. Sehigga hal tersebut yang menjadi penyebab terjadinya problem dalam pemenuhan nafkah dalam keluarga nelayan. Dalam hal ini ekonomi menjadi pemicu utama terjadinya permasalahandalam rumah tangga yang diantaranya suami tidak dapat memenuhi kebutuhan pokok (primer) dan kebutuhan-kebutuhan lainnya yang mengacu pada kebutuhan sekunder dan tersier. Permasalahan terjadi akibat istri yang lebih mendahulukan keinginan dibandingkan kebutuhan dan juga isrti yang memunyai sifat hedonis pun juga menjadi timbulnya konflik dalam rumah tangga sehingga mengakibatkan hubungan yang tidak harmonis. Penelitian ini dikaji melalui Pendekatan kualitatif dengan menggunakan jenis pendekatan hukum yuridis empiris. Adapun metode yang digunakan yakni dengan melakukan wawancara, obsevasi, dan dokumentasi. Untuk menganalisis problematika pemenuhan nafkah pada rumah tangga nelayan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa:pertama,Dalam pemenuhannafkah dalam keluarga suami berkerja sebagai nelayan dengan penghasilan yang tidak menentudalam setiap pendapatannya, sehingga dalam pemenuhan nafkahnya dalam keluarga tidak stabil akibat dari penghasilamn suami yang tidak menentu sehingga menimbulkan ketidak harmonisan dalam keluarga. Kedua,problematika yang terjadi dalam pemenuhan nafkah pada keluarga nelayan dipicu dari pendapatan suami yang tidak menentu namun yang paling berpengaruh terhadap pendapatan suami ketika perahu sedang rusak dan perubahan cuaca yang ekstrim. Ketiga, Dalam pemenuhan nafkah menurut hukum islam suami harus mampu memberikan nafkah sesuai dengan kemampuannya. Begitupun pemenuhan nafkah dalam keluarga nelayan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman
K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Syari'ah > Ahwal Al-Syakhshiyah
Depositing User: Mr Imam Ghozali
Date Deposited: 12 Dec 2023 08:40
Last Modified: 12 Dec 2023 08:40
URI: http://etheses.iainmadura.ac.id/id/eprint/4487

Downloads

Downloads per month over past year

Origin of downloads

Actions (login required)

View Item View Item