Faroq, M Roihannul (2023) Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah Terhadap Praktik Hutang-piutang Hewan Ternak Sebagai Modal Usaha di Desa Pagentenan Kecamatan Pagentenan Kabupaten Pamekasan. Diploma thesis, INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI MADURA.
Text
1. Cover.pdf Download (96kB) |
|
Text
3. Halaman Persetujuan.pdf Download (50kB) |
|
Text
4. Halaman Pengesahan.pdf Download (79kB) |
|
Text
5. Abstrak.pdf Download (261kB) |
|
Text
6. Daftar Isi.pdf Download (9kB) |
|
Text
7. BAB 1.pdf Download (393kB) |
|
Text
8. BAB 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (718kB) |
|
Text
9. BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (216kB) |
|
Text
10. BAB 4.pdf Download (611kB) |
|
Text
11. BAB 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (103kB) |
|
Text
12. Daftar Pustaka.pdf Download (211kB) |
|
Text
2. Keaslian Tulisan.pdf Download (78kB) |
Abstract
Kata Kunci: Hukum Ekonomi Syari’ah, Hutang Piutang, Modal Usaha. Pada dasarnya, manusia setiap hari selalu berhadapan dengan segala macam kebutuhan. Kebutuhan terhadap modal dana seringkali menjadi kendala bagi setiap orang. Praktik yang terjadi di Desa Pegantenan Kecamatan Pegantenan Kabupaten Pamekasan adalah sebuah tradisi dimana dalam musim hujan atau musim kemarau biasanya para petani membutuhkan modal untuk mengelola sawahnya, jalan satu-satunya maka masyarakat desa biasanya meminjam uang kepada masyarakat yang mampu yang mempunyai banyak modal, yaitu dengan cara meminjam uang namun jika orang yang yang dipinjam tidak ada uang dialihkan ke hewan ternak (sapi) dengan penetapan nominal uang oleh pemilik sapi untuk kemudian dijual ke orang lain dan ketika terjual kepada orang lain harga jual tersebut laku, maka dari pemilik modal atau orang yang meminjamkan harus mengembalikan dengan nominal uang sejumlah uang yang ditetapkan saat akad. Berangkat dari konteks tersebut maka peneliti tertarik untuk meneliti lebih lanjut dengan fokus penelitian sebagai berikut: 1) Bagaimana praktik hutangpiutang hewan ternak sebagai modal usaha di Desa Pegantenan Kecamatan Pegantenan Kabupaten Pamekasan, 2) Bagaimana tinjauan Hukum Ekonomi Syari’ah terhadap praktik hutang-piutang hewan ternak sebagai modal usaha di Desa Pegantenan Kecamatan Pegantenan Kabupaten Pamekasan. Untuk mencapai tujuan penelitian, penulis menggunakan pendekatan kualitatif, beberapa data yang valid didapatkan dengan menggunakan metode pengumpulan data yang diantaranya adalah observasi partisipatif, wawancara dengan jenis semi-struktur dan dokumentasi. Adapun sumber data yang diperoleh yaitu data primer dari hasil wawancara, data sekunder berupa dokumen, proposal, dan catatan-catatan. Setelah data terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditinjau dari hukum ekonomi syari’ah mengenai tradisi tersebut menurut beberapa kalangaan ulama ketika masyarakat meminjam sapi maka pengembaliannyapun juga harus dikembalikan dengan harga sapi serta tidak boleh ada kelebihan dalam hutang-piutang tersebut. Dan praktiknya sejalan dengan teori riba al-Qardh atau riba yang digunakan dalam istilah hutang-piutang. Ini dikarenakan hutang-piutang yang dilakukan pada saat pengembalian pinjaman harus dilebihkan sesuai dengan yang ditetapkan diawal yaitu sebesar 10% dari jumlah pinjaman apabila saat panen mendapatkan keuntungan.
Item Type: | Thesis (Diploma) |
---|---|
Subjects: | H Social Sciences > HB Economic Theory K Law > K Law (General) |
Divisions: | Fakultas Syari'ah > Hukum Ekonomi Syari'ah |
Depositing User: | Mrs Elhamah Nandika Bintan |
Date Deposited: | 25 Jun 2024 03:05 |
Last Modified: | 25 Jun 2024 03:05 |
URI: | http://etheses.iainmadura.ac.id/id/eprint/5617 |
Downloads
Downloads per month over past year
Origin of downloads
Actions (login required)
View Item |