Konsep Syafaat Perspektif Suni dan Syiah (Studi Komparatif Antara Kitab Tafsir Jāmi` Al-Bayān Karya Ibn Jarir Aṭ-Ṭabārī dan Kitab Tafsir Al-Mīzān fī Tafsīr Al-Qur’ān Karya Muḥammad Ḥusein Ṭabaṭabā`ī)

Azikin, Milfin Zainal (2024) Konsep Syafaat Perspektif Suni dan Syiah (Studi Komparatif Antara Kitab Tafsir Jāmi` Al-Bayān Karya Ibn Jarir Aṭ-Ṭabārī dan Kitab Tafsir Al-Mīzān fī Tafsīr Al-Qur’ān Karya Muḥammad Ḥusein Ṭabaṭabā`ī). Diploma thesis, INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI MADURA.

[img] Text
COVER.pdf

Download (398kB)
[img] Text
HALAMAN PERSETUJUAN.pdf

Download (363kB)
[img] Text
HALAMAN PENGESAHAN.pdf

Download (447kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (150kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (445kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (569kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (401kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (975kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (361kB)
[img] Text
DAFTAR RUJUKAN.pdf

Download (404kB)
[img] Text
PERNYATAAN KEASLIAN.pdf

Download (78kB)

Abstract

Kata Kunci: Syafaat, Suni, Syi’ah. Dalam Al-Qur’an, banyak ayat yang menjelaskan tentang konsep syafaat, baik secara umum maupun khusus. Secara umum terdapat ayat yang menjelaskan bahwa hari kiamat adalah hari yang tidak berlaku lagi syafaat di dalamnya. Terdapat beberapa perbedaan yang mencolok mengenai konsep syafaat antara Suni dan Syiah, yakni mengenai orang-orang yang dapat memberikan syafaat ialah setiap orang yang salih dan taat sebagaimana penafsiran Aṭ-Ṭabarī. Berbeda dengan Ṭabaṭabā`ī yang menyatakan bahwa setiap manusia terdahulu dan yang akan datang pasti akan membutuhkan syafaat dari Nabi Muhammad saw. tanpa terkecuali. Oleh karena itu, penulis dalam hal ini akan membahas konsep syafaat dalam Al-Qur’an yang menurut Aṭ-Ṭabarī dan Ṭabaṭabā`ī, dan keduanya akan dikomparasikan. Penelitian ini termasuk jenis pustaka dengan metode penelitian tafsir muqaran atau lebih dikenal dengan metode komparatif. Adapun pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan tafsir, yakni pembahasan konsep syafaat dalam Al-Qur’an berdasarkan tafsir karya kedua tokoh tersebut. Temuan penelitian ini di antaranya ialah; 1) Penafsiran ayat-ayat syafaat dalam kitab tafsir Jāmi` Al-Bayān dapat penulis ambil kesimpulan bahwa, syafaat merupakan pertolongan kepada orang yang membutuhkannya. Secara umum, pertolongan tersebut dapat ditujukan kepada hal-hal baik dan buruk. Syafaat yang ada di akhirat merupakan pertolongan dari Allah Swt. untuk menyelamatkannya dari segala bentuk siksaan neraka, kesulitan melintasi sirat atau berupa pengangkatan derajat seseorang. 2) Penafsiran ayat-ayat syafaat dalam kitab Tafsir Al-Mīzān fī tafsīr Al-Qur’ān sebenarnya tidak jauh berbeda dengan menurut Aṭ-Ṭabārī dalam kitabnya Jāmi` Al-Bayān. Syafaat menurutnya adalah segala bentuk pertolongan untuk meringankan beban seseorang, baik itu di dunia maupun di akhirat. Adapun pemberi syafaat di akhirat adalah golongan yang diberi izin oleh Allah Swt. di antaranya adalah para nabi dan rasul dan imam yang maksum, termasuk di dalamnya adalah Ali ibn Abi Talib. 3) Komparasi penafsiran ayat-ayat syafaat dalam kitab tafsir Jāmi` Al-Bayān dan kitab Al-Mīzān fī tafsīr Al-Qur’ān menghasilkan kombinasi antara lain: syafaat dalam Al-Qur’an merupakan hak yang dimiliki oleh orang-orang yang beriman kepada Allah Swt. dengan syarat syafaat tersebut telah mendapat izin Allah Swt. Sebab syafaat yang ditolak ialah syafaat bagi orang kafir, Yahudi dan musyrik.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: L Education > L Education (General)
P Language and Literature > PN Literature (General)
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Dakwah > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Depositing User: Mrs Elhamah Nandika Bintan
Date Deposited: 13 Mar 2025 04:56
Last Modified: 13 Mar 2025 04:56
URI: http://etheses.iainmadura.ac.id/id/eprint/8120

Downloads

Downloads per month over past year

Loading...

Origin of downloads

Loading...

Actions (login required)

View Item View Item